Memilih Produk Tak Hanya Sebatas Alasan Gaya

Orientasi kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap suatu produk saat ini mulai bergeser.
Awalnya, tujuan berbusana adalah menutupi tubuh, tas untuk membawa barang dan jam tangan
sebagai penunjuk waktu. Kini fashion juga berfungsi untuk menambah gaya atau menunjukkan
kelas sosial. Sehingga urusan brand yang dipilih akan sangat berpengaruh. Semakin terkenal
semakin bikin bangga.

Alasan kenapa banyak orang suka produk imitasi

Ironisnya, daya beli masyarakat tidaklah sama. Orang-orang yang tidak mampu membeli produk
original memilih untuk membeli barang imitasi hanya karena trend atau gengsi. Barang imitasi kian
diminati karena harganya terjangkau serta mudah didapat. Tak sedikit orang yang ingin terlihat
keren saat memberikan hadiah berupa souvenir, baju couple atau jam tangan imitasi. Karena
belum tentu orang bisa membedakan barang asli atau KW saking miripnya.

Produk tiruan dan barang dari China yang membanjiri pasaran lokal berdampak negatif terhadap
produsen lokal. Lambat laun, kondisi seperti ini bisa mematikan brand original lokal. Sebab tak
sedikit brand yang gulung tikar gara-gara hal ini.

Pemerintah pun melakukan berbagai upaya agar kerajinan tangan lokal tetap survive dan bisa
bersaing. Tapi hal itu saja tidak cukup. Produsen lokal membutuhkan dukungan dari masyarakat
sebagai konsumen. Sederhananya, dukungan tersebut bisa ditunjukkan dengan tidak membeli
barang tiruan dan mulai bangga memakai hasil kerajinan original dalam negeri. Kamu bisa
membeli item fashion, souvenir hingga hadiah berupa jam tangan couple original brand lokal.

Dampak produk jam tangan tiruan bagi perajin nusantara

Jam tangan adalah salah satu aksesoris yang paling pas diberikan sebagai hadiah atau kenang-
kenangan. Di pasaran, ada banyak penjual yang menawarkan jam tangan couple. Produknya
beragam, dari mulai brand luar, brand handmade lokal, sampai barang tiruan.

Ketika dihadapkan dengan berbagai jenis jam tersebut banyak yang lebih memilih produk dengan
harga bersahabat. Misalnya seperti jam tangan couple produksi China atau produk tiruan brand
terkenal. Sejak dilaksanakannya CAFTA (China ASEAN Free Trade Area), produk China bisa
dengan mudah ditemukan. Sebagian besar produk China bisa masuk ke Indonesia dengan biaya
0%.

Selain harganya lebih murah, kualitasnya juga ternyata lebih bagus dari barang lokal. Sehingga
banyak penjual yang memilih komoditas China karena banyak diminati pembeli. Menyadari kondisi
ini akan menghambat perkembangan produk lokal, pemerintah melakukan berbagai upaya.
Misalnya dengan melakukan pertemuan bilateral untuk membahas peningkatan pertumbuhan
industri bersama pembatasan efisiensi barang modal dan bahan baku penolong.

Baca Juga :  Spoiler Film Filosofi Kopi

Potensi menumbuhkan daya saing pengrajin lokal di pasar Internasional

pengrajin jam tangan kayu

Selain itu, Kementrian Keuangan juga sudah membuat rencana terkait regulasi di bidang fiskal.
Begitu juga dengan bea masuk agar mendorong kebijakan tersebut dalam waktu lima tahun ke
depan.

Menurut Sherlina Kawilarang, Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Timur, kondisi ini
seharusnya jadi motivasi bagi pengrajin lokal. Pengrajin lokal diusahakan mampu memasarkan
produk ke pasar China. Jika China dapat masuk ke pasar kita lewat barang low end, kita bisa
menjual hasil kerasi premium untuk pasar China.

Saat ini banyak produsen kerajinan tangan lokal yang membuat barang premium. Sebut saja
produk jam tangan pria, wanita atau jam couple yang dibuat dari bahan kayu. Hasil kreasi ini masih
sangat langka, unik, eksklusif dan bisa jadi andalan ekspor ke negara lain.

Peran swasta untuk melestarikan produk perajin lokal kualitas internasional

jam tangan kayu

Barangkali tak banyak yang tahu kalau komoditas Indonesia banyak digandrungi masyarakat luar
seperti Amerika Serikat. Beberapa komoditas kita jadi andalan untuk diekspor. Salah satu yang
banyak dicari adalah kerajinan berbahan kulit seperti sepatu kulit, jaket kulit dan aksesoris lainnya.
Rempah-rempah dan tanaman herbal juga dibutuhkan di negara tersebut.
Ketertarikan Amerika Serikat terhadap kerajinan tangan khas berbagai negara juga cukup tinggi.
Sekalipun masih terbatas, hasil kerajinan tangan Indonesia banyak diekspor ke sana. Seperti
ornamen dari bahan kayu atau batu, anyaman, aksesoris seperti jam tangan couple bahan kayu
juga diminati.

Selain andalan ekspor, hasil kerajinan tangan juga punya kontribusi besar terhadap
perkembangan industri kreatif lokal. Animo masyarakat terhadap kreasi handmade lokal cukup
tinggi. Hal itulah yang mendasari dua anak muda Indonesia untuk mendirikan Qlapa.com. Situs ini
adalah sebuah marketplace khusus menjual hasil kerajinan tangan lokal.

Kini para pengrajin, seperti pengrajin jam tangan couple bahan kayu tidak kesulitan lagi
memperkenalkan hasil kerajinan mereka. Jika awalnya mereka harus melakukan pameran untuk
menawarkan produk dengan biaya yang tak sedikit. Mereka cukup membuka toko online dan
memposting foto jam tangan. Keuntungan lainnya, di marketplace ini target market lebih terarah
yaitu orang-orang yang memang tertarik dengan barang handmade.

Bagi kamu para penyuka kerajinan tangan jam kayu, kehadiran marketplace ini jadi kabar baik.
Kini kamu bisa mendapatkan kerajinan tersebut untuk dijadikan hadiah untuk orang terkasih hanya
lewat gadget.

Add Comment

%d bloggers like this:
close