Datsun Risers Expedition Mengunjungi Desa Wisata Kete Kesu Toraja

Liputan

Disini saya mau cerita nih dihari terakhir kita di etape ke-2 sulawesi ini kami para risers diajak buat menge-explore tana toraja yang indah. Salah satu warisan nenek moyang leluhur indonesia yang masih terjaga kebudayaannya. Banyak pengalaman, pelajaran yang saya dapet di sulawesi ini, pokoknya gak nyesel deh buat kalian semua yang belum pernah ke sulawesi khususnya tana toraja.

Pagi hari selesai breakfast semua risers dikumpulin, kita brefing semua kita dijelasin secara gamblang tentang Tana Toraja yang awalnya saya rasa biasa aj, karena udah sering sih saya liat di tv ditayangin tentang tana toraja, tapi disini yang saya alami beda, saya dapet sesuatu yang gak saya sangka sebelumnya. Saya beneran exited banget, saya dapat suatu hal baru yang gak cuma tau dan  liat di tv tentang tana toraja semua yang kalian liat di tv semua standart kalian pasti cuma nonton apa yang kalian liat itu yang bakal lu tau. Semua yang ada di tv semua kalah jauh sama aslinya saya jamin deh kalian liburan kesini lu gak bakal pengen pulang. Banyak hal yang bisa kalian pelajarin disini.

rumah tongkonan desa wisata kete kesu toraja

Pertama kita para risers diajak buat ke suatu tempat wisata rumah adat tongkonan di desa kete’ kesu, tongkonan itu nama dari rumah adat di tana toraja. Bentuknya keren arsitektur budayanya juga kuat banget detailnya buat kalian semua takjub deh. Mereka gak cuma asal cuma buat bangunan berdiri selesai gitu aja, tapi mereka merhatiin detail mulai dari arah hadap bangunan, letak pintu dimana sampe simbol-simbol yang ada dirumah itu tuh detail banget men.

Saya salut banget sama budaya di tana toraja ini, semua keren, jadi saya pengen jelasin dikit tentang rumah tongkonan, arah hadap bangunannya itu menghadap ke utara, masyarkat percaya kalo arah kebahagiaan itu dari arah utara men, dan kalo letak pintu itu ada di arah timur karna ada anggapan yang mereka percayai itu arah timur adalah arah sumber kehidupan, lain lagi sama halnya jumlah tanduk kerbau toraja yang ada di atapnya. Itu menggambarkan berapa banyak jumlah hewan atau kerbau yang dipotong waktu acara kematian. jadi bisa kita liat atau kita bisa memperkirakan kekayaan keluarga tersebut dari jumlah tanduk kerbau yang ada di atap rumah mereka.

Baca Juga :  Mengunjungi Pantai Lampuuk - Saksi Bisu Gelombang Tsunami Aceh

Terus kedua kita jalan kaki tuh dari gajauh dari rumah tongkonan itu, kita jalan ke makam, seperti yang kalian tau ya di tana toraja setiap orang yang meninggal itu gak dikuburin tapi cuma diletakan di sebuah peti dan di masukin deh tuh ke goa. Ajaibnya lagi dari goa tersebut gada bau yang menyengat seperti hal yang lazim pada umumnya. gak mau cuma liat dari luar doang dong, saya penasaran nih saya coba buat masuk ke goa yang saya liat. Gila saya exited banget deh keren semua dalemnya dan goa itu bukan goa buatan manusia ya, itu goa alami yang terbuat dari batu kapur yang masih aktif dari sekarang.

Tengkorak manusia di Desa Wisata Kete Kesu

Tengkorak manusia di Desa Wisata Kete Kesu

Tengkorak manusia di Desa Wisata Kete Kesu

Ajaibnya lagi ya di goa itu saya dapet beberapa bentuk batu yang menyerupai makhluk hidupmen. ada yang bentuk sumsum tulang belakang manusia, hidung manusia, jari tangan kiri manusia sampe nih ada yang bentuk kepala buaya, keren gak tuh. dan lu harus coba explore toraja harus. nyesel lu kalo gak pernah datang kesini.

batu buaya desa wisata kete kesu

batu buaya desa wisata kete kesu

 

Batu bentuk tangan desa wisata kete kesu

Batu bentuk tangan desa wisata kete kesu

Tags: , , ,

You May Also Like

Peserta Datsun Risers Expedition Mengunjungi Goa Londa
Perjalanan Mamuju ke TanaToraja bersama Datsun Risers Expedition

Author

Must Read

No results found.

Menu