Spoiler Film Filosofi Kopi

Semenjak sebulan lalu pemberitaan social media ramai membicarakan mengenai soal film yang berjudul Filosofi Kopi Movie yang tayang pada 9 April 2015. Hingga tiba hari ini gue yang penasaran dengan film tersebut akhirnya berhasil menonton film Filosofi Kopi di Kota Jogja. Walaupun awalnya dengan niat menonton pada pemutaran pertama yaitu jam 12 siang, gue harus bisa merelakan menonton pada jam 5 sore, karena gue sendiri sedang berlatih berenang untuk misi liburan gue berikutnya.

Pemutaran Film Filosofi Kopi di Kota Jogja hanya tayang di Bioskop Empire XXI Kota Jogja. Saat gue berusaha ngantri tiket terlihat antusias warga Jogja yang berusaha menonton film tersebut, ini gue buktikan dengan setengah dari studio 6 Empire XXI  Kota Jogja terisi penuh. Kurang lebih selama 2 jam setelah gue memasuki studio 6 Empire XXI Kota Jogja, gue merasa puas dengan karya film dari VISINEMA Pictures.

Filosofi Kopi Empire XXI Jogja

Ngomongin soal isi Film disini gue bakal ngasih sedikit spoiler Film Filosofi Kopi tersebut.

[dropcap]F[/dropcap]ilm ini berceritakan 2 orang pemuda yang membuka Cafe Kopi. Jody ( Rio Dewanto ) yang lulusan luar negri mengatur segala pengeluaran pada cafe tersebut sedangkan Ben ( Chicco Jerikho ) seorang anak petani kopi mengatur segala riset dan peracikan kopi yang dijual di cafe tersebut.

Tidak mudah untuk terus mengurus bisnis Cafe Kopi tersebut yang diberi nama Filosofi Kopi. Ternyata jody harus melunasin segala hutang almarhum ayahnya sebesar 800juta. Pemasukan dari penjualan kopi ternyata belum mampu melunasi hutang-hutang tersebut.

Jody berusaha memotong pengeluaran dengan cara membeli biji kopi dengan kualitas rendah, namun hal tersebut ditentang oleh ben. Ben tidak ingin kualitas kopi yang disajikan olehnya dengan kualitas yang tidak baik. Keributan pun beberapa kali terjadi akibat 2 pemikiran yang tidak menyatu. Walaupun mereka berdua sering ribut ben dan jody selalu menjaga hubungan persahabatannya dengan profesional.

Kesulitan dalam mencari dana tambahan untuk pelunasan hutang. Ben akhirnya bertemu dengan salah satu bos besar yang menantangnya dengan membuat kopi terbaik. Tantangan tersebut awalnya hanya berhadiah 100 juta, namun dengan sifat tengilnya ben malah menantang balik bos tersebut dengan hadiah sebesar 1 Milyar.

Ben pun akhirnya berusaha sekuat mungkin untuk membuat kopi terbaik. Hingga awalnya ben berhasil membuat salah satu kopi terbaik yang diberi nama Ben Perfecto, namun semua itu ditangkis setelah gadis berparas cantik bernama El ( Julie Estelle ) datang ke cafe filosofi kopi dan mengatakan kopi tiwus masih yang terbaik.

Ben yang merasa dirinya seorang peracik kopi terbaik merasa tersinggung dengan perkataan el. Karena masih terikat tantangan dari seorang bos untuk menciptakan kopi terbaik, akhirnya jody mengajak ben untuk menemukan kopi terbaik yang dikatakan oleh El di daerah gunung ijen tepatnya di warung pak seno.

Jody, Ben dan El akhirnya berangkat menuju daerah gunung ijen. Disini ben mengakui secara tidak langsung bahwa kopi tersebut benar-benar nikmat. Karena sifat tengilnya ben pun masih tidak mengakui secara langsung bahwa kopi buatan petani pak seno lebih nikmat dibanding kopi ben perfecto yang dibuatnya.

Ben awalnya tidak mau menggunakan biji kopi dari pak seno. Dia menganggap dirinya tidak lebih baik dari seorang petani kopi. Namun jody menjelaskan biji kopi dan peracik kopi adalah hal yang berbeda. Jodi pun menegaskan kembali bahwa ini adalah satu-satunya peluang untuk melunaskan segala hutang yang ada yaitu dengan cara memenangkan tantangan tersebut yang berhadiah 1 Milyar.

Pikiran Ben pun terbuka dia akhirnya mau menerima kenyataan tersebut, dengan segala perjuangan akhirnya ben dan jody memenangkan tantangan tersebut dan mendapat hadiah sebesar 1 Milyar yang akan digunakan untuk pelunasan hutang.

Nah itu dia spoiler singkat dari Film Filosofi Kopi. Film ini tidak terlihat begitu serius / tegang, karena di beberapa moment terdapat kelucuan dari sifat tengil karakter Ben. Film ini juga tidak bertele-tele, mereka memfokuskan film dalam pencarian dan filosofi dari sebuah kopi. Banyak sekali pesan moral yang sangat sederhana dari film tersebut.

Baca Juga :  Melihat Puluhan Karya Seni Di ART JOG 9 2016

Jika kalian bertanya soal rating yang diberikan, gue sendiri memberikan rating film filosofi kopi yaitu 8.5 untuk kelas film indonesia. Biasanya sih gue kasih rating film indonesia itu tujuh, sebenarnya rating film ini bisa lebih dari 8.5 dari gue.

Namun sayang konsep film Filosofi Kopi menggunakan metode point of view ternyata malah membuat mata minus gue sedikit pusing dibeberapa scene. Gerak camera terlalu cepat membuat mata gue susah fokus menangkap gambar film yang berukuran besar.

Untuk akting sendiri gue kasih jempol 10 buat para pemeran Film Filosofi Kopi. Alur cerita sangat baik walaupun gue belum sempat baca novelnya tapi ini keren. Untuk pengambilan gambar sangat keren dan kreatif, ini sangat berbeda dengan cara pengambilan gambar film-film lokal sebelumnya yang udah pernah gue tonton. Kelemahannya hanya di Film yang bergoyang.

Buat yang masih penasaran trailer Film Filosofi Kopi gimana, ini dia adalah trailer dari Film Filosofi Kopi.

Buat yang udah nonton tapi pingin lihat lagi quotes film filosofi kopi ini dia quotes nya yang gue dapat langsung dari publicist Film Filosofi Kopi.

Buat yang masih penasaran gue jamin 100% ga bakal kecewa nonton Film Filosofi Kopi. Kalau udah nonton jangan lupa kasih komen disini.

Loading...

Add Comment

%d bloggers like this: