Pada tanggal 2 oktober kemarin, gue dan beberapa teman yang berasal dari Balikpapan sepakat untuk pergi liburan. Tidak ada perencanaan sama sekali kemana kami akan pergi. Keputusan pun akhirnya terbentuk untuk menuju salah satu tempat wisata Dataran Tinggi Dieng.

Sebelum menuju Dataran Tinggi Dieng sebenarnya ada dua pilihan menggunakan travel atau menyewa mobil sendiri. Karena kami saat itu berangkat ber enam. Kamipun memutuskan untuk menyewa salah satu mobil avanza di jogja, harga yang kami dapatkan pun sebenarnya terbilang cukup murah. Harga rental mobil sendiri kami dapatkan sebesar 250k untuk pemakaian selama 24 jam, karena kami ingin menghabiskan liburan selama 2 hari 1 malam akhirnya kami menyewa mobil selama 2 hari.

Tepat pada jam 09.00 kami berangkat melalui tempat penyeawaan mobil menuju Dataran Tinggi Dieng. Enam orang dari kami yang berangkat tidak ada satupun yang mengetahui jalan menuju Dataran Tinggi Dieng, hanya smartphone yang dapat kami handalkan saat itu. Aplikasi yang menuntun kami yaitu google maps.

Buat kalian yang ingin ke Dataran Tinggi Dieng melalui kota jogja sebaiknya jangan melewati route Jl Ngadirejo. Memang sih jika di lihat pada google map handphone kalian terlihat jarak tempuh lebih singkat. Tapi saat kami mencobanya route tersebut sangat ekstrim, dimana kalian mesti melewati pinggir-pinggir bukit tinggi yang terjal dan curam belum lagi beberapa bagian jalan terlihat rusak. Jika kalian mengendarai sendiri dan tidak terbiasa dengan route yang ekstrim gue saranin jangan lewat daerah / route tersebut.

Route Jogja ke Dieng

Perjalanan dari Jogja Ke Dieng dapat kalian tempuh melalui jalan purwerejo magelang. Walaupun menggunakan rute ini jalan masih sempit dan naik turun. Tapi bedanya jika kalian menggunakan rute ini, sudah banyak pemukiman warga di kiri kanan jalan dan tidak separah seperti rute pada gambar pertama.

Rute Jogja ke Dieng

Total waktu pertama kali menggunakan rute pada gambar pertama gue habiskan selama 3 jam 30 menit. Kemudian di saat pulang gue menggunakan rute kedua. Saat gue mencoba rute pada gambar kedua, waktu yang gue habiskan kurang lebih sekitar 4 jaman. Awalnya sebelum berangkat menuju Dataran Tinggi Dieng banyak yang bilang bahwa waktu tempuh yang di perlukan yaitu selama 6 jam.

Untuk menuju Dataran Tinggi Dieng kalian hanya perlu mengikuti rute pada Google Map di handphone kalian. Ikuti saja rute yang ada maka kalian akan tiba tanpa nyasar. Gue sarankan kalian harus menggunakan kartu GSM Telkomsel bukan maksud untuk iklan, tapi nyatanya beberapa kartu seperti XL dan three hilang sinyal saat kami menggunakan GPS  di tengah-tengah perjalanan.

Setelah menempuh perjalan kurang lebih 3 jam 30 menit udara dingin mulai terasa sangat jelas dan kami tiba di persimpangan / simpang 3 dataran tinggi dieng. Karena kami tidak ada yang mengetahui jalan, kamipun dengan pede mengambil jalan sebelah kiri dari persimpangan. Tidak jauh dari persimpangan tersebut terdapat sebuah mesjid besar dimana depanya terdapat halaman parkir yang panjang serta kiri kanan masjid tersebut terdapat hamparan sawah yang sangat luas.

sawah di dieng

Setelah beristirahat kamipun mengikuti jalan lurus tersebut hingga akhirnya kami tiba di salah satu portal masuk. Di portal tersebut kami harus membayar tiket masuk sebesar 18 ribu  / orang. Disitu sudah termasuk tiket ke 3 tempat wisata yaitu Candi Arjuna, Kawah Sikidang dan Dieng Plateau Theatre. Di portal tersebut kalian juga dapat bertanya kepada penjaga portal mengenai home stay penginapan, nantinya mereka akan mengarahkan dan mencarikan tempat homestay. Untuk tarif Home Stay kami sendiri kurang mengetahui harganya tapi kami mendapatkan di harga 400k / malam. Dimana pada home stay tersebut terdapat 2 kamar fasilitas dapur lengkap, ruang tamu lengkap, Telivisi  dan Air panas pada kamar mandi.

tiket masuk dieng

Karena tiba pada siang hari kami pun menghabiskan waktu untuk mengunjungi tempat tempat wisata yang ada. Karena besok paginya jam 4 pagi kami harus menyiapkan diri untuk melihat golden sunrise dari bukit sikunir.

Tempat pertama yang kami kunjungi yaitu Kawah Sikidang. Di kawah sikidang ini terdapat puluhan titik uap panas, namun hanya satu titik uap terbesar yang boleh di lihat dari dekat. Untuk menuju Kawah Sikidang di rekomendasikan untuk menggunakan masker, karena uap belerang di Kawah Sikidang sangat tercium tajam. Oh ya jika kalian bertanya kenapa banyak pipa-pipa besar di daerah tersebut. Itu untuk pemanfaatan uap panas menjadi pembangkit listrik atau disebut dengan PLTU.

kawah sikidang dieng

Oh ya untuk tarif parkir di seluruh tempat wisata dieng di kenakan biaya 5 Ribu Rupiah

Tempat kedua yang kami kunjungi saat siang itu yaitu Batu Pandang Ratapan Angin. Nah karena objek wisata satu ini tidak termasuk dari 3 tempat wisata tiket masuk dieng. Jadi kami harus membayar tiket masuk kembali, untuk tiket masuk Batu Pandang Ratapan Angin ini di kenakan biaya sebesar 5 Ribu rupiah.

tiket masuk wisata batu pandang

Sebenarnya dalam tiket masuk sendiri ada 2 tempat wisata yang include cuma gue dan teman teman hanya mengunjungi Batu Pandang. Kenapa batu pandang karena disaat gue tanya pada salah satu petugas tiket di tempat tersebut kalian dapat memandang secara lempang Dataran Tinggi Dieng tanpa ada halangan apapun. Dari atas sini kalian juga dapat melihat 2 telaga yaitu telaga warna dan telaga pangilon.

Batu Pandang Dieng

Karena saat itu sudah mulai sore dan kamipun belum makan siang akhirnya kami memutuskan untuk melanjuti kunjungan wisata esok pagi setelah melihat sunrise. Waktu kosong tersebut kami gunakan untuk membeli perlengkapan makan di indomaret mungkin kalian bertanya kenapa ga beli makan jadi saja. Untuk harga disini sebagai wisatawan kami menghemat pengeluaran, karena bisa saja harga yang di berikan kepada kami nantinya lebih mahal. Itulah alasan kami membeli perlengkapan makanan mentah di indomaret.

Setelah indomaret gue sendiri pada saat itu sebagai supir karena tidak ada lagi yang bisa membawa mobil harus memikirkan bahan bakar kendaraan / bensin. Posisi saat itu jarum tangki bensin sudah menunjukan sisa satu bar padahal perjalanan balik sendiri masih jauh. Untung saja pada saat itu kami menemukan SPBU / Pom Bensin di Dataran Tinggi Dieng. Entah kebeneran atau tidak SPBU tersebut baru saja di isi ulang oleh tangki, karena di Dieng Ini sangat susah untuk mendapatkan bensin dari SPBU. Serius deh disaat gue ngantri banyak banget warga yang membawa jerigen jerigen gede yang nantinya akan mereka ecer kembali. Untuk harga bensin eceran di pinggir jalan dari salah satu warga mengatakan perliternya menjadi 7500. Setelah semua keperluan sudah selesai akhirnya kami balik ke home stay.

Sesampai di home stay semua dari kami tidak ada yang dapat tidur tenang. Gue sendiri cuma tidur selama 3 jam dari jam 7 malam sampai jam 10 malam. Semua pada terbangun akibat cuaca yang begitu dingin. Kalau di tanya soal ngantuk atau tidaknya , kami tidak merasakan ngantuk padahal cuma tidur beberapajam. Sisa waktu untuk melihat sunrise di pagi hari kami habiskan dengan mengobrol dan menghangatkan diri dengan membuat kopi dan energen.

Tepat pada jam 4 pagi kami semua mulai keluar untuk menuju bukit Sikunir untuk melihat Golden Sunrise atau istilah lainnya telor ceplok terbesar di bukit sikunir. Untuk Rute Jalannya masih satu arah ke Dieng Theater lurus saja mengikuti jalan atau jika kalian tidak mengetahui jalan. Pada jam jam segitu banyak sekali kendaraan yang lewat jadi kalian tinggal ikuti mereka saja. Daripada kalian harus menyewa Tour Guide seharga 150k

Persiapan ke Bukit Sikunir

Untuk menuju bukit sikunir harus kalian tempuh selama 30 menit menggunakan kendaraan. Sebenarnya jaraknya tidak terlalu jauh namun karena jalannya yang sempit membuat kalian tidak dapat memacu kendaraan. Untuk tiket masuk sendiri dikenakan biaya sebesar 6000 / orang dimana akan kalian bayarkan sewaktu memasuki gerbang Desa Sembungan.

Harga Tiket Bukit Sikunir Dieng

Setelah nyampai dan memarkir kendaraan di tempat yang telah di sediakan, kalian harus mendaki kurang lebih selama 20-30 menit. Lamanya mendaki tergantung stamina yang kalian miliki untuk total jarak sendiri gue mengetahui karena di atas bukit sikunir terdapat beberapa spot untuk melihat sunrise dan ketinggiannya pun berbeda-beda.

Golden Sunrise di bukit sikunir

sunrise di bukit sikunir.

foto di atas bukit sikunir dieng

Setelah melihat golden sunrise di bukit sikunir, hal selanjutnya yaitu mengunjungi candi arjuna . Untuk memasuki candi arjuna tidak dikenakan biaya lagi, karena sudah include dalam tiket, kalo kalian baca dari atas 18 ribu itu sudah termasuk kunjungan wisata ke candi arjuna. Di candi arjuna sendiri terdapat 3 candi berukuran kecil yang tersusun dengan sangat rapi. Disekitarnya sendiri terdapat tanaman tanaman yang mengitari kawasan candi tersebut. Oh ya didalam candi ini gue sempat liat ada tempat sajen gitu, mungkin ada ritual yang tetap di lakukan warga sekitar di candi tersebut.

candi arjuna_dieng

Setelah mengujungi candi arjuna, kami sempat melihat jam untuk memastikan bahwa estimasi waktu pulang ke jogja sesuai dengan masa akhir sewa mobil. Karena waktu itu masih menunjukan pukul 11 pagi, akhirnya kami mengunjungi kembali objek wisata telaga warna dari bawah. Walaupun sebenarnya sudah melihat telaga warna dari atas, yaitu dari Batu Pandang kami tetap penasaran untuk melihat dari dekat.

Untuk Tiket masuk telaga warna di kenakan biaya 7500/orang sudah termasuk 3 tempat wisata lainnya. Saat memasuki tempat wisata tersebut gue saranin jangan mengambil sisi jalan sebelah kiri, karena kami sendiri terjebak dan harus berputar melewati rawa-rawa. Pada sisi kiri jalan terdapat jalan buntu, dimana tidak ada spot bagus untuk mengambil sebuah foto. Kalau kalian mengambil sisi kanan jalan dari pintu masuk telaga warna, kalian dapat mengambil foto dari atas titian jembatan yang di bangun diatas telaga warna.

telaga warna dieng

Setelah mengunjungi telaga warna, kami harus segera balik kejogja untuk mengembalikan mobil rental yang telah kami pakai.

Berikut adalah rincian dana yang perlu kalian siapkan jika ingin pergi ke dieng.

Sewa Mobil 250k ( 24jam )
Bensin Mobil 250k ( Pulang Pergi )
Home Stay 400k / malam
Tiket masuk 18K / orang
Tambahan Tiket masuk wisata 18.500 / orang

 

 

19 Comments

  1. Wahyu October 5, 2014 at 4:30 pm

    Habis Biaya Berapa Om

    Reply
  2. Goiq October 8, 2014 at 5:08 pm

    asiiikk.. jadi pemandu gw yah kalo mo kesana

    Reply
    1. AnggiAlfonso - Site Author October 9, 2014 at 9:20 pm

      aku saja bermodalkan gps mas, tinggal ikutin suara panduan dari google maps di android :))

      Reply
  3. Rullah October 9, 2014 at 12:59 pm

    Jadi ingat pengalaman beberapa tahun yang lalu ke Dieng bareng teman-teman :-D

    Reply
    1. AnggiAlfonso - Site Author October 9, 2014 at 9:19 pm

      namun masih ada tempat yang masih penasaran gue kunjungin yaitu gunung prau :(

      Reply
  4. Idah Ceris October 9, 2014 at 1:02 pm

    Kalau dari Jogja, kayaknya jalan Magelang-Purwerejo. Itu kebalik, Kak. Hihihi
    Asyik, ya. Sekarang semua objek wisata sudah ada tarifnya. Dulu, saya ke Sikunir masih gratis dong. :P

    Reply
    1. AnggiAlfonso - Site Author October 9, 2014 at 9:18 pm

      akulupa lupa jalannya soalnya cuma mantengin gps.pokoknya jgn lewat jalan gambar nomor 1

      Reply
  5. Titi Alfa Khairia October 9, 2014 at 7:12 pm

    hmmm jalan2 di negeri sendiri aja kelihatan udah mahal ya untuk transport dan hotelnya. pemandangannya bagus terutama telaga warna dari atas bukit…. tapi… fasilitas jalan dsb masih memprihatinkan, inilah Indonesia

    Reply
  6. mangKoko October 11, 2014 at 9:28 am

    Yang paling bikin penasaran saya adalah sunrise di Sikunir. Konon cakep banget ya mas ?
    Kapan ya … nyampai ke sana … :-(
    Siip mas liputannya :-)

    Reply
  7. D Sukmana Adi December 10, 2014 at 8:42 pm

    Jogja-Dieng jadi inget jaman KKN UGM dulu, di Banjarnegara-Wanayasa-Dieng selama 2 bulan brrr dingin bener deh mas :)

    Reply
  8. jonthan October 16, 2015 at 1:33 pm

    kalau jalur gambar pertama separah apa kak?

    Reply
    1. AnggiAlfonso - Site Author October 16, 2015 at 1:42 pm

      Jalannya di pinggir jurang dan tanah bergelombang

      Reply
  9. Joesatria January 9, 2016 at 5:29 pm

    Gan homestay yg langsung sewa satu rumah itu tepatnya dimana?
    Thanks before

    Reply
    1. AnggiAlfonso - Site Author January 9, 2016 at 5:32 pm

      di sekitar situ banyak kok mas homestay yang bisa sewa satu rumah…tapi kalau sewa homestay cuma bedua sayang ama duitnya

      Reply
  10. Thelostbot January 28, 2016 at 7:26 am

    Thanks atas infonya sob
    Berguna banget buat gw liburan besok

    Reply
  11. sinarsumirat February 8, 2016 at 8:17 am

    ayo liburan Juli – Agustus ke dieng ada Ritual cukur gembel

    Reply
  12. indah May 1, 2016 at 3:16 pm

    lengkap infonya. ijin reshare bos

    salam kenal

    Reply
  13. masgenset May 26, 2016 at 8:46 pm

    jogja & dieng emg tempat paling keren se jawa tengah

    Reply
  14. Ocky November 3, 2017 at 8:14 am

    Sewa mobilnya dimana Mas. Ada kontaknya ga?

    Reply

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *