Saturday , 23 September 2017

Melihat 2000 Spesies Satwa Di Museum Rahmat

Museum Rahmat atau yang lebih di kenal dengan nama Rahmat International Wildlife Museum & Gallery, menyimpan kurang lebih 2000 spesies Satwa yang telah di Awetkan. Pak Rahmat sendiri selaku Owner Museum tersebut telah mengkoleksi berbagai macam satwa mulai tahun 1999.Walaupun museum ini berada di Kota Medan banyak warga / masyarakat Medan yang belum pernah mengunjungi Museum ini.

Saat pertama kali berkunjung gue sedikit kebingungan dimana tempat membeli tiket / karcis masuk. Karena tempat penjualan tiket tersebut berada di samping parkiran mobil. Sehingga kalau parkiran mobil penuh, maka tempat penjualan tiket tersebut tertutupi oleh mobil yang sedang parkir. Untuk tiket masuk museum rahmat sendiri dikenakan biaya Rp 32.000 dan untuk tourist Mancanegara dikenakan biaya $10. Di halaman parkir juga terdapat salah satu monumen Nasional Keadilan.

tiket masuk museum rahmat

tiket masuk museum rahmat

Saat memasuki pintu masuk, akan ada seorang guide yang bakal membukan pintu kalian sambil menanyakan tiket kalian. Disini kalian bisa bertanya-tanya soal koleksi yang ada di Museum tersebut.

Baca Juga :  Batu Dinding Objek Wisata Baru Balikpapan

Ada beberapa hal yang gue ketahui setelah berhasil mewawancara guide yang bekerja di Museum Rahmat tersebut misalnya larangan menggunakan Flash saat mengambil gambar menggunakan kamera. Larangan menggunakan flash tersebut di tujukan untuk menjaga koleksi agar tetap terjaga, karena cahaya pada flash menghasilkan panas yang dapat merusak bulu-bulu pada hewan yang di koeksi. Itu sebabnya ruangan pada museum tersebut sedikit redup ( kurang cahaya ) dan suhu ruangan terbilang dingin.

koleksi badak di museum rahmat

koleksi beruang museum rahmat

Koleksi gajah museum rahmat

koleksi kumbang museum rahmat

Koleksi singa museum rahmat

Hal lainnya yang banyak orang tidak ketahui ialah dari 2000 spesies koleksi di Museum Rahmat Medan tersebut hanya 25% koleksi pribadi milik Pak Rahmat. Sisanya 75% berasal dari sumbangan kerabat sesama pemburu dan sumbangan dari berbagai Kebun Binatang yang hewannya telah mati.

Di Museum Rahmat Medan sendiri terdapat salah satu koleksi yang terbilang cukup mahal. Hewan tersebut adalah badak putih dari Afrika. Hewan tersebut di dapat Pak Rahmat atas sumbangan dari salah satu Kebun Binatang ternama di Afrika. Bayangkan saja untuk mendapatkan ijin memburu badak putih afrika tersebut butuh biaya hingga $5 Million. Harga yang fantastis bukan.

Baca Juga :  Peserta Datsun Risers Expedition Mengunjungi Goa Londa

Nah buat kalian yang penasaran bagaimana sih tempat Museum Rahmat Medan tersebut, ini ada video yang gue rekam sewaktu mengunjungi tempat tersebut.

 

About AnggiAlfonso

Blogger asal Balikpapan yang terdampar di Kota Jogja.

Check Also

keindahan pesisir pantai pulau bokori kendari

Keindahan Pesisir Pantai Pulau Bokori Kendari

Kendari adalah Kota yang masih terbilang sepi, jika dibandingkan dengan Kota Batam perkembangan kotanya masih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *